Minggu, 08 Juni 2008

Marlboro Red Racing Moto X2 'Rasakan Melaju di Atas MotoGP Two Seater'











JAKARTA, 7 Juni 2008 – Mengendarai motor besar sekelas motoGP dengan kecepatan mencapai 300 km/jam adalah impian dari para pecinta otomotif. Bertemu dengan para pembalap Marlboro Ducati Team yakni Casey Stoner dan Marco Melandri serta legenda GP 500 (cikal bakal MotoGP) Randy Mamola juga tidak bisa diperoleh dengan begitu mudahnya. Melalui program Marlboro Red Racing di tahun 2008 ini, Marlboro akan merealisasikan impian para pecinta otomotif di Indonesia menjadi kenyataan melalui “Marlboro Red Racing Moto X2”.

Marlboro Red Racing Moto X2 adalah sebuah kegiatan dari Marlboro yang memungkinkan pecinta otomotif menikmati sensasi melaju dengan kecepatan tinggi diatas Marlboro Ducati Moto X2. Moto X2 sendiri adalah sebuah motor berbasis Ducati Desmosedici, yaitu tipe motorsport Ducati yang sama digunakan oleh Casey Stoner, pembalap Marlboro Ducati Team sekaligus juara MotoGP 2007. Bedanya, Moto X2 dimodifikasi khusus hingga dapat digunakan berboncengan, sehingga tipe ini juga disebut MotoGP Two Seater.

Pada kesempatan peluncuran Marlboro Red Racing Moto X2, Brand Manager Marlboro, Veronica Risariyana mengatakan, Marlboro Red Racing Moto X2 sebelumnya memang pernah dilakukan Marlboro dan sukses. Karena itu Marlboro kali ini menggelar lagi acara spektakuler ini dan melengkapinya dengan Marlboro Red Racing Ducati Riding School dan Marlboro Red Racing Superbike 1098s Two Seater Experience di Sirkuit Sentul dimana hanya Marlboro yang bisa memberikan kesempatan seperti ini.

Menurut Risa, panggilannya, gelaran spektakuler ini khusus dihadirkan Marlboro untuk memfasilitasi impian pecinta otomotif terhadap dunia balap motor, khususnya MotoGP yang semakin hari semakin tinggi. “Marlboro selalu berusaha untuk dapat memberikan apa yang selama ini hanya menjadi impian. Acara ini akan menjawab rasa penasaran mereka yang ingin merasakan bagaimana melaju kencang di atas motorsport sekelas MotoGP di atas track balap internasional yang digunakan juga untuk MotoGP,” tandasnya.

Marlboro Red Racing Moto X2 akan menjaring lima orang pemenang yang akan mendapatkan kesempatan dibonceng sebanyak 2 lap di atas Marlboro Ducati Moto X2 oleh pembalap legendaris GP 500, Randy Mamola. Gelaran spektakuler ini akan dilaksanakan bersamaan dengan seri balap MotoGP Oktober mendatang di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Selain akan menikmati sensasi melaju di atas jet darat, para pemenang juga akan mendapat akses khusus untuk dapat mengunjungi paddock tim Marlboro Ducati sekaligus melakukan temu muka dengan pembalap Marlboro Ducati, Marco Melandri dan Casey Stoner (Juara Dunia MotoGP 2007). Selain itu, mereka juga dapat menyaksikan langsung seri MotoGP Sepang 2008 bahkan melalui pit wall. Sebuah eksklusifitas yang hanya bisa diberikan oleh Marlboro dan tidak bisa didapatkan oleh para pembeli tiket dengan harga termahal yang disediakan panitia penyelenggara MotoGP sekalipun.

”Ini akan menjadi pengalaman tak terlupakan, karena mereka akan merasakan langsung melaju kencang di atas motor sport Ducati Desmosedici bertenaga 200 hp dengan kecepatan mencapai 300km/jam, putaran mesin hingga 15.000, serta melawan gravitasi sebesar 3G (tiga kali gaya gravitasi),” ungkap Risa.

Seleksi 60 Finalis di Sentul
Untuk mengikuti acara ini, para peserta harus melakukan registrasi di www.marlborox2.com. Selanjutnya setelah melewati tahap registrasi, mereka akan diseleksi melalui beberapa tahapan, mulai dari pemeriksaan kelengkapan data, one on one interview, hingga kemampuan berkendara. Hanya akan dipilih 60 orang terbaik untuk mengikuti proses seleksi tahap akhir yang akan digelar di Sirkuit Sentul, 30 Agustus 2008. Dari hasil seleksi akhir tersebut, akan terpilih 5 pemenang yang akan mengikuti Marlboro Red Racing Riding Moto X2 Experience di Sepang.

Lebih lanjut Risa menjelaskan, selama proses seleksi final di Sirkuit Sentul, akan ada dua macam aktifitas yaitu Marlboro Red Racing Ducati Riding School yaitu training teori dan praktek mengendarai motor Ducati yang diberikan langsung oleh instruktur internasional dari Ducati Italia. Kedua, Marlboro Red Racing Superbike 1098s Two Seater Experience yaitu pengalaman dibonceng di atas motor Ducati Superbike 1098s Two Seater dengan kecepatan tinggi. “Kami akan mendatangkan langsung dari Itali 14 unit Ducati Hypermotard 1000cc, 14 unit Ducati Monster 696 dan 3 Ducati Superbike 1098s two seater untuk mendukung proses seleksi final nanti,” tambah Risa. Sebagai puncak acara di Sentul, Marlboro juga akan menghadirkan pentas entertainment untuk menghibur para peserta dan pecinta otomotif.

Untuk mensukseskan Marlboro Red Racing Moto X2, serangkaian kegiatan pendukung telah disiapkan Marlboro, antara lain Marlboro Red Racing Zone, Marlboro Red Racing Seminar bertema “Full Action Full Speed” dan Marlboro Red Racing Nights yang akan hadir di beberapa kota besar Indonesia di antaranya Jakarta, Medan, Denpasar, Pekanbaru, Surabaya dan Bandung.

Kiprah Marlboro di dunia balap internasional telah dilakukan melalui dua tim besar yaitu Marlboro Ducati di kancah MotoGP dan Marlboro Ferrari di arena Formula One. Di Indonesia, Marlboro aktif membuat gelaran otomotif berkelas premium melalui program Marlboro Red Racing serta menyelenggarakan kegiatan yang berhubungan dengan petualangan melalui program Marlboro Adventure seperti Marlboro the Ride dan beberapa pagelaran musik melalui program Marlboro Presents yang menghadirkan DJ-DJ top dunia seperti Tiesto dan Paul van Dyk. Read More...

Sabtu, 15 Maret 2008

AIME (ternyata) Payah



Sengaja saya menyimpan unek-unek ini. Agak malu juga karena terlalu dini menyimpulkan begitu cepat hasil kerja yang dilakukan oleh AIME sebagai promotor acara Asian Championship of Custom Bike Building, tahun lalu. Saya sempat terpukau dengan keberhasilannya menggelar event berskala dunia, tapi ternyata meninggalkan tapak-tapak luka bagi sebagian peserta.Bayangkan, hadiah bagi para juara custom bike contest, sampai detik ini masih belum juga dibayarkan. Enam bulan gitu loh! lama banget kalee..mending kalo ada pemberitauan dari mereka, akan dibayarkan bulan ini, melalui ini, ini mah boro-boro...tak ada sata patah kata pun terlempar dari mulut-mulut mereka.
35.000 USD yang seharusnya masuk kantong Chicara Nagata (Jepang), 10.000 USD buat Heaven Custom (Thailand) dan 5.000 USD buat LT Retrocycles (Indonesia) masih belum jelas kapan keluarnya dari AIME. Lebih parah lagi, Peter Cheng, yang saya sempat sanjung-sanjung karena bisa mendatangkan bike builder top macam Chica, Chicara, Exile dll justru resign dari organisasi AIME. Secara dia lah yang punya ide untuk menggelar acara ini. Alhasil, semua peserta/juara pun dibuat kalang kabut. Ke siapa lagi akan menanyakan nasibnya? Booro-boro duit, sertifikat tanda keikutsertaan sekadar kenang-kenangan pernah ikut event dunia pun tak didapatkan. Macam mana kau Pakci?

Sampai-sampai Morita, dari tim Chicara Jepang, mengadu ke saya mengenai masalah ini, bagaimana nasib kami, kurang lebih seperti itulah bilangnya. Pun dia ikut-ikutan menanyakannya nasib bosnya itu ke Iman Monochrome. Mungkin dianggapnya sesama Melayu bisa lebih intens membantunya.(bersambung) Read More...

Jepretan kamera di Palu





Read More...